Jenis-jenis lampu banyak kita jumpai di toko. Lampu-lampu ini mempunyai bentuk dan fungsi serta ukuran yang berbeda. Jenis lampu tersebut merupakan upaya pabrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Lampu merupakan alat untuk memberikan penerangan, baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Bahkan, lampu juga dipasang di kendaraan-kendaraan. Khusus untuk penerangan rumah, lampu sangat dibutuhkan dan disesuaikan dengan tata letaknya.
Setiap ruang di rumah membutuhkan penerangan yang berbeda. Oleh karena itu, kita harus memahami tata letak lampu ini agar fungsi dan manfaatnya benar-benar dapat kita peroleh.
Tentunya, jika kita salah meletakkan lampu di ruangan, maka hasil penerangannya tidak dapat maksimal. Misalnya, ruangan yang luas tidak mungkin kita pasang lampu dengan jenis lampu kecil.
Begitu juga halnya dengan ruangan yang kecil tidak mungkin dipasang lampu dengan ukuran yang besar. Atau, tidak mungkin lampu taman kita pasang di dalam ruang tamu atau ruang keluarga.

Di masyarakat, kita mengenal ada beragam jenis lampu yang dapat kita gunakan untuk memenuhi kebutuhan penerangan. Jika kita datang ke toko dan menyatakan keinginan untuk membeli lampu. maka pelayan akan segera menanyakan jenis lampu yang kita inginkan. Oleh karena itulah, maka kita perlu memahami jenis lampu dan juga ukuran lampu.
Dengan cara seperti ini, maka kita dapat memperoleh lampu sesuai dengan kebutuhan. Walau sebenarnya dapat saja lampu-lampu tersebut dipasang sembarang, tetapi hasilnya pasti tidak sesuai dengan harapannya. Beberapajenis lampu yang dapat kita utarakan dalam hal ini adalah halogen. pijar, TL, dan LED.
Setiap jenis lampu tersebut mempunyai ciri khusus dan selanjutnya dipergunakan pada tempat yang berbeda, yaitu sebagai berikut:

a. Lampu Halogen
Lampu ini menggunakan kawat dan bahan tungsten dan di dalam ruang vakumnya diberi gas. Gas mi mempunyai fungsi menciptakan sinar yang kuat. Lampu halogen mi digunakan sebagai lampu sorot.

Lampu halogen biasanya memiliki reflektor (cermin dibelakangnya) untuk memperkuat cahaya yang keluar. Fittingnya biasanya khusus, namun saat ini ada pula yang dengan jenis fitting biasa.

Lampu jenis ini merupakan lampu spot yang baik. Lampu spot adalah lampu yang

cahayanya mengarah ke satu area saja, misalnya lampu untuk menerangi benda seni secara terfokus. Lampu ini baik untuk digunakan sebagai penerangan taman untuk membuat kesan dramatis dari pencahayaan terpusat seperti menerangi patung, tanaman, kolam atau area lainnya. Jenis lampu ini sebenarnya merupakan lampu filamen yang sudah berhasil dikembangkan menjadi lebih terang, namun juga

kebutuhan energi (watt) yang relatif sama.

Warna cahaya lampu halogen adalah:

halogen biasa: kuning 3‟000 K

halogen high pressure: putih 6‟000 K

b. Lampu Pijar
Lampu jenis ini berpijar kawat filamennya saat aliran listrik mengalirinya. Pijaran kawat inilah yang berubah menjadi cahaya. Jenis ini sangat mudah menyala tetapi sangat panas untuk pemakaian yang relatif lama. Oleh karena itu. Lampu jenis ini boros energi.

Warna cahaya lampu pijar adalah kuning derajat suhu warna 2‟500 – 2‟700 K (Kelvin) Jenis lampu yang dikembangkan Thomas Alfa Edison ini memakai filamen tungsten yaitu semacam kawat pijar didalam bola kaca yang diisi gas nitrogen, argon, kripton, hidrogen dan sebagainya. Lampu ini membutuhkan lebih banyak energi dibandingkan lampu TL untuk mendapatkan tingkat terang yang sama. Lampu pijar atau bohlam biasa ini hanya bertahan 1000 jam atau untuk rata-rata pemakaian 10 jam sehari semalam, hanya bertahan kira-kira 3 – 4 bulan, dan setelah itu kita harus membeli bohlam baru.

Banyak orang menyukai menggunakan lampu pijar karena warna yang ditimbulkannya. Warna kuning lampu pijar terasa hangat. Namun yang membeli lampu pijar karena harganya yang relatif murah juga tidak sedikit. Sebaiknya kita memperhatikan bahwa lampu pijar memang murah, namun hanya bertahan 3-4 bulanan saja.

c. Lampu TL
Lampu ini menyala sebab adanya bahan fosfor yang mengubah sinar ultraviolet menjadi cahaya. Jenis lampu ini lebih terang dan hemat dibandingkan lampu pijar.

Jenis lampu ini juga dikenal dengan lampu neon. Dewasa ini lampu neon bentuknya
macam-macam, ada yang bentuknya memanjang biasa, bentuk spiral atau tornado, dan ada juga yang bentuk memanjang vertikal dengan fitting (bentuk pemasangan ke kap lampu) yang mirip seperti lampu pijar biasa. Lampu TL lebih hemat energi dibandingkan lampu pijar, karena lebih terang. Untuk lampu TL yang baik (merk bagus), bisa bertahan 15.000 jam atau setara dengan 10 tahun pemakaian, harganya juga sekitar 10x lampu pijar biasa. Sedangkan lampu TL yang berkualitas buruk mungkin bisa bertahan 4-6 bulan saja (dewasa ini banyak bermunculan merk lampu „hemat energi‟ yang murah, namun kualitasnya rendah).ampu TL saat ini juga banyak memiliki varian dan bentuk seperti diatas dengan fitting ulir yang biasa dipakai untuk lampu bohlam biasa.Dengan jumlah watt (energi listrik) yang lebih kecil, lampu TL atau neon lebih murah digunakan daripada membeli lampu pijar biasa, dan saat ini jenis lampu TL juga bervariasi baik bentuk, fitting pemasangan, serta warna cahayanya ada yang putih, kuning, dan warna lainnya. Dengan keseimbangan antara harga dan lama pemakaian, lampu TL banyak digunakan untuk penerangan toko, mall, serta tempat-tempat lain yang membutuhkan cahaya terang dan lebih hemat energi.

d. Lampu LED
Lampu LED ini merupakanjenis lampu yang paling hemat pemakaian energinya. Lampu ini konstruksinya kecil sehingga dapat diterapkan dalam berbagai aplikasi. Disamping itu, warna yang dihasilkan berwarna-warni sehingga nampak indah.
Jenis-jenis lampu memang sangat menguntungkan bagi kehidupan kita. Dengan mempergunakan jenis lampu yang sesuai, maka dekorasi rumah kita dapat menjadi indah.

Lampu ini merupakan sirkuit semikonduktor yang memancarkan cahaya ketika dialiri
listrik. Sifatnya berbeda dengan filamen yang harus dipijarkan (dibakar) atau lampu TL yang merupakan pijaran partikel. Lampu LED memancarkan cahaya lewat aliran listrik yang relatif tidak menghasilkan banyak panas. Karena itu lampu LED terasa dingin dipakai karena tidak menambah panas ruangan seperti lampu pijar. Lampu LED juga memiliki warna sinar yang beragam, yaitu putih, kuning, dan warna-warna lainnya.
Satu varian bentuk lampu LED, dimana bentuk lampu LED yang menggantikan bohlam bisa bermacam-macam. Yang pasti adalah lampu LED merupakan lampu berisi kumpulan LED kecil dengan warna putih atau kuning.
Lampu LED merupakan lampu paling hemat energi diantara jenis lampu lainnya,
meskipun harganya relatif mahal. Saat artikel ini dibuat, lampu LED 4 watt kualitas
bagus yang setara dengan lampu pijar 25 watt, harganya masih sekitar Rp140an ribu.